RSS

Hari demi Hari

23 Feb

Hari demi hari
Aku masih menghitung
Berapa lama perasaan ini berlalu

Hari demi hari
Aku masih menghitung
Berapa orang lagi
Yang harus datang dan pergi
Hanya untuk menggantikan bayangmu

Hari demi hari
Aku masih menghitung
Anugrah apa lagi yang Tuhan berikan
Hanya untuk melenyapkanmu dari pikirku

Hari demi hari
Aku lelah sendiri
Terbentur pada ruang rindu yang selalu kasad
Yang tak pernah terantuk jawabnya

Hari demi hari
Aku lelah sendiri
Mengabaikanmu dalam jarak yang tersentuh tangan
Hanya untuk menyembunyikan mata ini
hati ini dan juga laku ini
Aku masih mencintaimu. Selalu.

Meski kau telah bersamanya…

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 23, 2010 in catatan - catatan, cerita pendek

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: