RSS

Perempuan dengan Luka

22 Jul

Maka untuk sekali ini saja,
perempuan itu melepaskan tanpa ragu ikatan tangannya pada payung yang sedari tadi dipegangnya erat-erat.
Ia berdiri di tepi lapangan, melihat anak-anak berlarian dengan lincah di bawah hujan sambil mengoper bola plastik di kaki mereka secara bergantian.
Tawa kecilnya pecah ketika melihat anak kecil terjatuh karena alas yang licin karena air hujan.
Ia tertawa bersama anak-anak lainnya yang juga serentak tertawa melihat temannya meringis kesakitan dan menahan malu.

Hujan.
Yang ia harapkan hanyalah hujan menyembunyikan air yang juga menetes hangat di pipinya.
Yang ia harapkan hanyalah hujan mampu mengusir kepedihan hatinya tentang cintanya.
Yang ia harapkan hanyalah hujan mampu membantunya menyusun kepingan hati rapuh yang terlalu sering rekah karena orang yang sama
Yang ia harapkan hanyalah hujan mampu menuntun langkahnya menemukan kepingan hati baru…

Dan suatu hari nanti, cintanya akan ketemu lagi. Pasti.

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: