RSS

Ada yang Kurang Saat Aku Tak Pulang

14 Oct

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar | Laailahaillallahu allahu akbar | Allahu akbar wa lillahil hamd.

Yup, benar sekali. Malam ini adalah malam takbiran. Malam takbiran pertama jauh dari rumah, jauh dari yang tersayang. Memang sengaja Idul Adha ini ga pulang. Pengen merasakan sesekali gimana rasanya. Toh sekarang juga udah ada adik (saudara satu kakek buyut) yang kamarnya persis di samping kamarku. Jadi ga seberapa merasa sepi sendiri. Selain pengen tahu gimana rasanya, banyak juga tugas yang belum selesai. Alasan ini yang kukatakan kepada ibu dan ayah kenapa bersikeras nggak pulang (sedikit menyesal, karena toh selama di Bandung tidak ada perubahan signifikan pada kemajuan tugas kuliah, tapi Alhamdulillah ada kemajuan untuk tugas yang lain).

Sebenernya udah ga kuat aja, pengen pulang dari bulan kemarin. Tapi bulan kemarin Ibu yang ke Bandung, jadi sedikit terobati. Tapi malam ini, jreng jreng jreng, ketika mendengar suara takbir keras berkumandang setelah sholat Maghrib, sadarlah hamba, hamba ingin pulang Ya Allah. Ada rasa haru yang menyusup diam-diam, yang selama ini kutahan. Serasa ada yang kurang. Hamba ingin pulang. Hamba ingin berjumpa dan berkumpul dengan ayah, ibu dan adik di rumah. Dan keinginan tersebut tiba-tiba saja kukatakan dengan menangis ke adik kalau aku ingin pulang, si adik pun demikian. Hahaha. Jadilah kami menangis sesenggukan di kamar.

Untuk mengobati rasa kangen, kami keluar kamar, menuju salah satu sumber suara takbiran yang dikumandangkan barudak letik (anak-anak kecil) di Musholla terdekat. Dan kami pun bertemu dengan banyak kambing dan 4 ekor sapi di sana. Untunglah, meskipun tak lama kemudian kembali ke kosan, pikiran dan hati kami damai. Mungkin juga karena suara takbir yang membesarkan hati kami 🙂

Ahh. Umur udah 24, nyatanya masih belum bisa pisah lama dari rumah, dari orang-orang yang kusayang. Padahal hampir tiap hari juga telpon-telponan. Salut juga untuk temen-temen kuliah yang juga ga pulang tiap Idul Adha 🙂 Sungguh wow sekali!

Selamat Idul Adha, saudara-saudaraku! Salam sayang dari jauh untuk kalian dan keluarga.

Yang memilih untuk tidak pulang,

Dan tetap tinggal di Bandung yang hangat karena suara takbir dan rindu rumah yang amat sangat.

11.31. 14-10-13.

p.s. Kalau ibu tau aku belum tidur, beliau pasti menyuruhku untuk tidur , soalnya aku susah bangun pagi. Trus mandinya lelet. Bakal heboh pastinya. Hehehe. Miss you, mom.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on October 14, 2013 in catatan - catatan, curhat ringan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: