RSS

Dear Surayah Pidi Baiq

16 Nov

Dear Surayah, awal mula aku tau namamu, dari teman kuliah yang membaca blog dosen yang isinya mereviu novelmu yah, yang judulnya At-Twitter. Mereka heboh sekali, sama seperti dosenku, membicarakanmu. Katanya tulisan-tulisanmu lucu, ajaib dan gila! (Klik di sini)

Dear Surayah, kalau kau tau, dosenku itu juga lucu, ajaib, dan gila! Serius yah! Aku jadi mempertimbangkan, kalau dosenku yang seperti itu saja bilang gitu, pasti novel itu juga sama lucu, ajaib dan gilanya, seperti dosenku. (Maaf Pak Budi)

Dear Surayah, tetiba teman kuliah yang sudah baca bukunya sepenggal di toko buku, yang sudah beli bukunya, menghebohkan jagad dunia persilatan pikiran dengan membicarakan bukumu, lagi. Kali ini, mereka menceritakan isinya! Lengkap dengan tawa dari mereka. Wow. Bodor yah tulisan-tulisan pendekmu, pikirku waktu itu. Lalu aku ikutan pinjem punya temen. Lalu bukunya aku rusakin, jadinya aku beli baru untuk ngegantiin buku punya temenku. Sisi positifnya? Aku jadi punya bukumu 😀 Buku pertama dengan kau sebagai penulisnya dengan cover berwarna biru yaitu At-Twitter. Yang Drunken Monster harusnya beli juga, tapi aku pinjem punya abangku aja sih. Hahaha. Nanti kalau Drunken Mama ama Drunken Molen udah ada, aku beli Drunken Monsternya sekalian. Doakan semoga aku banyak uang yah, biar bisa beli bukumu. 😀

Dear Surayah, aku udah baca Al-Asbun, tapi entah kenapa aku ga nyampe baca itu. Isinya terlalu berat untuk sekedar dibaca. Semakin kupahami pun semakin tak kumengerti. Dan aku semakin takut salah arti. Kapan-kapan diskusi ya yah. Bedah bukunya sepertinya seru yah.

Dear Surayah, soal S.P.B.U itu yah, ilustrasinya lucu. Tapi aku masih baca setengahnya. Sayang aja mau dihabisin. Jadi aku bacanya pelan-pelan.

Dear Surayah, beberapa temanku aku kenalkan padamu juga. Biar hidup mereka juga senang. Biar pikirannya terbuka. Beberapa ada yang langsung suka di detik berikutnya, beberapa biasa aja, beberapa mengagumimu dari sisi nasionalismemu saja yah. Ya itu sih hak mereka. Aku kan sedang tidak memaksa mereka untuk menyukaimu.

Tapi ada hal yang bikin sedih yah… Yang jadi renunganku. Surayah kan menulis cerita-cerita yang out of box kalau aku boleh menyebutnya. Aku takut yah. Aku takut kalau orang salah persepsi. Aku takut kalau orang salah menangkap makna di tiap kata-katamu. Aku takut kalau aku yang salah menangkap makna di tiap kata-katamu. Ada yang bilang, “Penulis buku itu memang imajinatif. Tapi imajinasinya berhenti ketika bukunya ada di tangan pembaca. Ketika buku sudah di tangan pembaca, giliran imajinasi pembaca yang bekerja”. Tidak hanya satu orang yang kutemui salah membaca dan memaknai kata-katamu. Tapi lebih yah. Aku jadi takut mengenalkanmu lagi yah… (emang dasar aku penakut >.<)

Tapi aku yakin, kalau buku itu bisa memberikan efek positif ke orang lain, memberikan efek senang dan tenang, karena hal itu berlaku untukku. Maka akan berlaku untuk teman-temanku juga. Teman adalah diri sendiri yang kedua kan yah, seperti katamu?

Dear Surayah, terima kasih! Dan terima kasih sama Allah, terima kasih telah membuat seorang Pidi Baiq menjadi ada di dunia dan menjadi satu dari sekian manusia ajaib yang pernah kutau dan kutemui. Surayah, kutunggu tulisan-tulisan ajaibmu selanjutnya! 🙂

Aku sayang samamu yaaahh! Yeaahh! Hidup pak haji!

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on November 16, 2013 in catatan - catatan, cerita pendek

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: