RSS

Jadi, Apa Kabar Masa Depan? :)

19 Nov

Rasanya selalu seru untuk membicarakan masa depan. Tentang rencana-rencana, tentang target, tentang tujuan hidup, baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.

Sebenernya malam ini, partner nulis tesis, Bang Akri, ngajakin ngopi untuk membicarakan kelanjutan kisah tesis kita. Tapi dengan mendatangkan 2 personil lagi, aku tahu pembicaraan tak akan panjang tentang tesis. Bagiku tak masalah. Kadang kita perlu tahu apa yang orang lain lakukan, apa yang orang lain sudah lakukan, apa rencana mereka untuk kita jadikan inspirasi dan pelajaran untuk diri kita sendiri. Kita mungkin tak akan bisa mengalami 1001 macam kejadian dalam hidup. Tapi dengan kita mendengarkan kisah orang lain, kisah teman, kisah sahabat, kita jadi tahu bahwa 1001 kejadian (bahkan lebih) itu  benar-benar ada, nyata dan terjadi.

Berkumpulnya 1 pria dewasa, 2 pria berproses menuju dewasa dan 1 cewek yang juga berproses menuju dewasa. Diawali dengan membicarakan masa lalu kemudian membicarakan rencana masa depan. Kamu tahu apa rencana masa depan itu? Untuk pria berumur 25, rencana masa depan itu adalah menikah. Mereka mulai serius berpikir, ingin mencari pasangan yang juga bisa diajak untuk serius. Tapi tidak semudah itu prosesnya 🙂 Yang satu masih galau dengan pasangannya. Yang satu masih galau dengan pasangannya juga. Bedanya? Ya beda. Kan pasangannya juga beda -_-  Yang satu didukung sama orangtuanya tetapi pasangannya belum 100% yes, yang satu orangtuanya belum 100% yes sehingga masih galau dalam mencari pasangan.

Kenapa di atas aku bilang berproses menuju dewasa? Seperti yang aku kutip dari abang, kalo orang yang dewasa, mereka sudah merencanakan masa depannya. Dan yang lain pun menegaskan, kalau pria, memikirkan masa depannya itu nanti gimana aja, nah kalau cowok, mengatakan gimana nantinya aja masa depan itu. See? Same word but different in assembling will give different meaning.

Ahh.. merencanakan masa depan ya? I do. I did, indeed. Waktu aku jadi pemateri di ospek fakultas (kira-kira 3 tahun yang lalu, berarti umurku masih 21), “status” di CV pemateri aku tulis “menikah di usia 25 tahun. Aamiin”. Hahaha. PD banget ya! Tapi dengan begitu kan di-aamiin-i oleh kurang lebih 800 mahasiswa baru (kalau semuanya mendengarkan). Lumayan, dibantu doa 😀 hehehe. Meskipun tahun depan usiaku 25 dan belum ada tanda-tanda yang serius, ga ada yang tau kan rencana Allah seperti apa 🙂 Jodoh adalah salah satu misteri Tuhan (yang selalu menarik dan selalu dinanti).

Mungkin di postingan lain akan aku tulis “semacam kode” dari orangtua kalau mereka mulai memikirkan untuk punya menantu dan cucu-cucu yang lucu.

Malam yang semakin larut, menganjurkanku untuk sepantasnya kembali ke rumah (kosan). Dan kembali berjibaku dengan… tugas… *sigh* (Tapi ternyata aku malah asyik nulis blog sampai pagi dan ketiduran)

Aku beruntung punya teman seperti kalian guys! I’m so lucky! Terima kasih untuk pembicaraan yang menyenangkan. Tapi juga serius 🙂 Kapan-kapan lagi ya 😉

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on November 19, 2013 in catatan - catatan, curhat ringan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: