RSS

Kuatkah aku menahan rindu?

20 Dec

Semalam ibu telepon. Membahas tabungan, membahas angan-angan penempatan setelah kuliah. Memang, sebenernya aku pengen ditempatkan di tempat baru, biar aku bisa belajar bertahan hidup. Hihihi. Sekaligus aku pengen tahu Indonesiaku seperti apa di sisi lain (karena penempatan di seluruh wilayah Indonesia di manapun adanya). Jadi kemungkinan aku bisa ditempatkan di mana saja kan?

Semalam ibu juga mewanti-wanti:
“Jangan berdoa ditempatkan yang jauh lho ya… Kamu kan sukanya ngawur kalo minta.” (Hehehe. Memang benar beliau ibuku. She knows me so well). “Kasihan mbahmu. Nanti mbahmu angen-angen (kepikiran). Nanti kalo mbahmu kangen, gimana? Kamu susah pulangnya”, lanjut ibu.
“Halah bu, kan cucunya mbah banyak, masih ada 5 lainnya”, kataku.
“Ya iya sih emang masih ada cucu lainnya, tapi kan kamu pernah 4 tahun hidup sama mbahmu. Kalo kamu ga ada kan nyariin. Orang mbahmu kalo ada apa-apa juga nyuruh kamu. Da, beli ini, Da, beli itu”.
“Hehehe, iya iya bu…”.
“Di jawa aja ya nduk. Mau Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, pokoknya di Jawa aja. Enak, kalo pulang bisa naik kereta, naik bis. Kalo ada apa-apa, ibu juga biar gampang nengok kamu. Ga perlu nunggu ada pesawat atau engga.”
Aku hanya iya-iya aja…

Pagi ini perkataan ibu semalam membuat saya merenung… Panjang dan lama… Apa bener mereka yang kangen samaku? Bukan sebaliknya? Akhir-akhir ini aja aku pengen pulang. Barusan nengok kalender, padahal baru tanggal 1 November kemaren pulang, tapi akunya yang ga tahan.

Yakin mereka yang kangen samaku? Bukan aku yang ga kuat kangen sama mereka? Bukan aku yang ga kuat jauh dari rumah? Kalau aku jauh dari rumah dalam waktu yang lama, kuatkah aku menahan rindu? Aku tidak yakin. Ahh… Semoga saja penempatannya ga jauh-jauh dari rumah. Setidaknya sesuai harapan ibu. Di Jawa saja, selama aku bisa pulang naik bis. Atau kereta…

Karena ketika di rumah, seberapa kerasnya badai di luar, ketika aku berada di dalam rumah, aku selalu merasa terlindungi.
Karena ketika di rumah, seberapa kerasnya badai di luar, ketika aku berada di dalam rumah dan melihat orang-orang yang kucintai di sana, aku selalu merasa tenang dan baik-baik saja.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2013 in catatan - catatan, curhat ringan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: