RSS

Jadi Orang Indonesia [Yang Negatif]

23 Dec

Eh, kemarin ada sahabat dari Gresik berkunjung ke Bandung. Namanya Lia (aku biasanya memanggilnya Liu). Dia sahabat sejak SMP. Dia itu tukang kritik pertama untuk masalah penampilanku (yang terbilang cuek), kerapihan kamarku (yang cukup berantakan), dan semuanya. Karena udah sahabatan lama sih ya. Sebenarnya bukan untuk mengunjungiku 100%. Tetapi untuk mengunjungi suaminya, yang merupakan kakak tingkat, yang aku juga kenal. Suaminya bekerja di Garut sedangkan Liu kerja di Surabaya. Sedih ya harus long distance di saat udah menikah dan punya anak 1 yang masih berusia 7 bulan…

Eh tapi bukan itu intinya di postingan blog kali ini. Kemarin Liu pengen nonton dan dia bosan ke Ciwalk. Maka kami memutuskan pergi ke… PVJ. Waah, bisa dibayangkan jalan menuju ke sana macetnya seperti apa. Baru nyampe Ciwalk aja udah macet. Karena kami bermotor, aku bawa motor teman kos, sendiri, sedangkan Liu sama suaminya. Waaah! Baru kemarin aku jadi Orang Indonesia [yang negatif] dalam hal mengendarai motor. Atau lebih tepatnya orang yang aku cap sebagai orang Indonesia ketika bermotor. Sejak pagi keluar bersama adik, aku sudah jadi orang Indonesia [yang negatif] yang menerobos rambu lalu lintas yang baru saja merah. Pas ke PVJ lebih parah lagi. Aku menyalip dari sisi ke kanan untuk kemudian melaju ke kiri, mengambil celah diantara mobil-mobil, mengambil hak pejalan kaki dengan sempat melaju di trotoar, melebihi marka yang sudah ada, berhenti mendadak yang mengakibatkan nyaris ditabrak, tidak fokus ke jalan yang mengakibatkan nyaris nabrak pengendara lain yang berbelok tanpa lampu sign. Wow! Ini pertama kalinya kayaknya keahlian bermotorku meningkat di Bandung. Parah parah… Tapi emang sih, bikin cepet sampe tujuan dalam rangka ‘menikmati’ macet. Mungkin itu kali ya alasan orang melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan di hari kemarin. Cepet. Meskipun harus mengabaikan hak pengendara motor lain, hak pengendara mobil, terutama hak pejalan kaki.

Sisi positifnya, aku menemukan jalan tercepat menuju PVJ. Dengan menggunakan motor *big grin*. Thanks Liu, Mas Ferry 😀

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: