RSS

Bincang-bincang dengan Dosen Pembimbing

08 Jan

Aku selalu suka tiap dosen pembimbingku ngobrol panjang lebar. Aku selalu dapat pengetahuan baru. Maklum, aku masih minim pengetahuan dan pengalaman, yang aku lihat, aku pikirkan dan aku perbincangkan juga itu-itu aja sudut pandangnya. Tapi ketika sesepuh yang berbicara… That would be different 😀

So excited sama apa yang beliau bicarakan. Selalu saja dengan kalimat pembuka yang tak terduga-duga dan berbuntut panjang lebar. Apa ya tadi kalimat pembuka dari beliau? Oh ya, “saya sebel dengan ramainya berita akhir-akhir ini. Kayak orang bego” . Yang beliau maksud ternyata ya apalagi kalau bukan hilangnya pesawat AirAsia QZ8501. Yah, mungkin kita sering dengar ya, tim pencarian yang awalnya maju untuk mencari di tengah laut, lalu tiba-tiba mundur karena ombak setinggi 4 meter. Padahal tim Basarnas sebelumnya sudah mengecek foto satelit kalau keadaan laut aman untuk dilalui. Komentar beliau “Aneh. Kayak kita ga punya BMKG aja. Mana bisa tinggi ombak bisa dilihat dari atas? Foto satelit kan ngambilnya dari atas. Harusnya untuk tahu yang seperti ya pake radar cuara. Nah masalahnya, saya browsing-browsing, kita ga punya radar cuaca di darat. Radar cuaca itu adanya cuma di Bandara. Padahal kalo di negara Amerika sana, punya radar cuaca di banyak titik. Radar cuaca memang adanya di Bandara. Penting. Untuk tahu cuaca di tempat asal untuk berangkat dan tahu cuaca di tempat tujuan untuk landing. Masa iya yang disalahkan pesawatnya? Kayak orang buat pesawat ngasal aja, ga pake ilmu dan ga tahu tekniknya. Yang buat pesawat kan sudah memperhitungkan, bagaimana kalau ada petir, bahkan pesawat di negara 4 musim, sayap pesawat sudah memiliki sistem untuk menghindari icing ketika suhu berubah terlalu ekstrim.” Beliau juga mengatakan “mana ada awan Cumulous Nimbus yang disalah-salahkan. Kan tiap terbang juga masuk ke awan. Ga ada masalah sama awan. Mereka cuma ga bisa awas aja sama storm cell. Nah, untuk tahu storm cell, pilotnya harus selalu komunikasi dengan bandara.” Wah.. Ga tau deh. Hehehe. Dikit-dikit nangkep. Yang bisa kutangkap yang kutulis, kalo ga jelas, aku hilangkan, daripada aku salah dan jadi mispersepsi. Jadi lebih bahaya…
Fyuh….

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
The Way I Am

Live everyday as if it was your last

Some Good Eats

Eat and don't worry about it

Anggriani

Bacalah! Tulislah !

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

Catatan Bang Akrie

Simplicity.Humble.Joyfull

%d bloggers like this: